Monday, 21 May, 2012

PILIH BAHASA

MAIN MENU

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1257
mod_vvisit_counterYesterday2707
mod_vvisit_counterThisWeek3964
mod_vvisit_counterLastWeek26782
mod_vvisit_counterThisMonth77786
mod_vvisit_counterLastMonth72447
mod_vvisit_counterAll days1229915

We have: 12 guests, 8 bots online
Your IP: 38.107.179.216
 , 
Today: May 21, 2012

You are here : Home ARTIKEL BANGUNAN Material Sistem Beton Pratekan (bag.2)

Sistem Beton Pratekan (bag.2) Print
User Rating: / 0
PoorBest 
ARTIKEL BANGUNAN
Written by Administrator   
Saturday, 19 February 2011 11:33
 Simpul-Simpul Dalam Komponen Beton Pra-Cetak : Merupakan  kunci dalam struktur yang memakai komponen pra – cetak dan merupakan tempat pertemuan antara 2 atau lebih komponen struktur
a.    Secara garis besar dapat dikelompokkan sebagai berikut  :
          I.     Simpul Primer
Pertemuan yang menghubungkan kolom dengan balok dan juga terhadap plat lantai. Disisni beban dari plat akan diteruskan ke pendukung-pendukung vertical.
         II.    Simpul Pertemuan Kolom
Pertemuan dimana beban-beban vertical dan sesewaktu momen-momen juga disalurkan.
      III.    Simpul Penyalur Sekunder-Primer ( Pelat Balok )
Untuk menyalurkan beban vertical
       IV.    Simpul Pendukung sesama Plat / dengan Balok dan Kolom
Untuk menyalurkan beban horizontal dalam bentuk tegangan tekan – tarik dan geser
          V.    Simpul Yang Mampu Menahan Momen
Yang secara statis bisa membentuk komponen pendukung tapi oleh alasan tertentu.
Misal  : Transportasi dibuat terdiri dari 2 atau lebih bagian
 
SIMPUL PRIMER 
Dari segi morpologinya simpul primer dibedakan menjadi :
·         Simpul Primer Berdimensi Satu
·         Simpul Primer Berdimensi Dua
·         Simpul Primer Berdimensi Tiga
 
A.  Simpul Primer Dimensi Satu
B. Simpul Primer Dimensi Dua   
C.  Simpul Primer Dimensi Tiga
 
Dari segi cara bekerjanya simpul primer dapat dibedakan  sebagai berikut :
  1. SIMPUL COR
     Sistem ikatan menggunakan cor

  1. SIMPUL TERAPAN
    Dimana ikatan dilaksanakan dengan cara ikatan terapan

  1. SIMPUL TEGANGAN
    Simpul dimana pengikatan dilakukan dengan cara ikatan teganga

  1. SIMPUL KONSOL
    Simpul yang dibuat dengan menggunakan konsol sebagai pendukung

  1. SIMPUL KONSOL KE DALAM
    Simpul ini varian dari system konsol, arah konsol berlawanan dengan system     konsol biasa ( Arah konsol ke dalam ). 

  1. SIMPUL KEPALA MARTIL
    Simpul ini sebetulnya berupa konsol tetapi panjang konsol cukup jauh. Sehingga dapat berupa balok tersendiri.  Simpul ini mempunyai keuntungan:
§  Baik dari segi produksi, transportasi maupun pemasangan
§  Kekakuan simpul
 

      G.   SIMPUL CENDAWAN

Simpul ini sebetulnya merupakan simpul kepala martil tetapi dalam dua arah, baik sebagai garis rusuk maupun sebagi bidang plat.

§  Biasanya dibuat terpisah antara kolom dan kepala cendawannya. Hal ini mempermudah transport pemasangan maupun penyimpanannya.
§  Sulit diterapkan untuk bangunan berlantai banyak.
 

Sumber : kutipan bahan kuliah : arief rahman

 

                http://ariefr.staff.gunadarma.ac.id
 
Last Updated on Wednesday, 06 April 2011 17:10
 

Comments  

 
0 #2 Admin IB 2011-05-17 00:07
ha.ha..bisa aja nih.
thanks buat sarannya. :o
Quote
 
 
0 #1 komentcekkou 2011-05-01 06:08
KURANG AKEH ISINE BOS !!!!!!! javascript:JOSC _emoticon(":sad:")
Quote
 

Add comment

Pergunakanlah dengan komentar yang baik sehingga bermanfaat buat pengunjung lainnya.


Security code
Refresh